Wonogiri, HMJ Dharmaduta– Pada Minggu pagi, suasana sejuk dan nyaman menyambut pengunjung di Pasar Doplang, sebuah pasar kuliner tradisional yang terletak di Desa Pandan, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri. (23/11/25)
Pasar ini beroperasi dengan mengusung kearifan lokal, menawarkan berbagai makanan khas tradisional Wonogiri.

Pasar Doplang menyajikan pengalaman berbeda karena berlokasi di bawah hamparan pepohonan jati yang rindang. Suasana sejuk dan menenangkan ini menjadi daya tarik utama bagi para peminat kuliner tradisional yang mencari suasana alam yang tenang.
Di pasar ini, terdapat puluhan lapak yang menjual beragam jenis makanan, mulai dari makanan berat yang mengenyangkan seperti soto, pecel, tiwul, dan sego bancakan. Tak ketinggalan, tersedia pula jajanan tradisional khas Wonogiri seperti gatot, klepon, cenil, dan gethuk.

Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, para pedagang di Pasar Doplang berkomitmen penuh untuk tanpa menggunakan bahan plastik. Makanan disajikan menggunakan bahan-bahan alami yang ramah lingkungan, seperti mangkok tanah liat, piring anyaman, serta picuk daun jati dan daun pisang.
Keunikan lain dari pasar ini terletak pada sistem transaksi. Sebelum berbelanja, pengunjung harus menukarkan sejumlah uang dengan koin khusus yang sudah memiliki nominal tertentu, yang disediakan oleh pengelola pasar.
Selain sistem koin yang unik, daya tarik budaya juga terlihat dari seragam para penjual. Semua pengelola dan penjual makanan di sana seragam menggunakan baju lurik yang merepresentasikan budaya Jawa.
Dengan adanya pasar kuliner tradisional seperti Pasar Doplang, diharapkan dapat melestarikan budaya tradisional dan menjadi daya tarik pariwisata bagi para peminat kuliner tradisional.

