Career Ready, Dunia Ready: Penguatan Bimbingan Karir Mahasiswa

Wonogiri, HMJ Dharmaduta — STAB Negeri Raden Wijaya kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional melalui penyelenggaraan Seminar Internasional Bimbingan Karir Mahasiswa pada Kamis (27/11/2025). Kegiatan yang bertempat di aula utama kampus ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, dan dihadiri oleh mahasiswa semester akhir, serta sebagian mahasiswa semester 3 dan 5. Antusiasme terlihat jelas dari para peserta yang sejak pagi telah memenuhi ruangan untuk mendapatkan wawasan baru mengenai dunia profesional dan dinamika global.

Sejak acara dimulai, atmosfir akademik yang kuat terasa menyelimuti aula kampus. Mahasiswa datang dengan penuh harapan, membawa rasa ingin tahu mengenai arah dan peluang karir di masa mendatang. Kehadiran dua narasumber yang berkompeten di bidang diplomasi dan kewirausahaan menjadikan seminar ini sebagai ruang belajar yang kaya dan mendalam, sekaligus simbol nyata keseriusan kampus dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan zaman.

Sesi pertama seminar menghadirkan Duta Besar DR. (H.C.) Al Busyra Basnur, SH., LL.M., yang menyampaikan materi utama bertajuk “5 Kunci Menuju Sukses di Tengah Dinamika Internasional.” Penyampaian beliau yang sistematis, tegas, dan sarat makna berhasil memikat perhatian peserta. Beliau menguraikan lima kunci yang menjadi fondasi penting untuk membangun karir di tingkat global, yaitu international networking, leadership, public speaking, kemampuan menulis di media massa, dan emotional intelligence. Kelima aspek tersebut dipaparkan tidak hanya sebagai konsep, tetapi sebagai keterampilan nyata yang harus dikembangkan secara konsisten oleh para mahasiswa.

Foto by Angelieca Maesha Bella mahasiswa HMJ Dharmaduta

Untuk menumbuhkan interaksi, Dubes Basnur mengajukan pertanyaan kepada mahasiswa mengenai persoalan utama yang dihadapi pemuda saat ini. Mahasiswa memberikan berbagai pandangan, di antaranya “kurangnya lapangan pekerjaan” dan “minimnya kemauan untuk menambah skill baru.” Jawaban tersebut mencerminkan tantangan generasi saat ini yang membutuhkan kesiapan lebih dalam menghadapi dunia kerja.

Beberapa mahasiswa turut memberikan kesan mereka terhadap sesi ini. “Materinya sangat membuka wawasan saya tentang pentingnya kemampuan komunikasi global,” ungkap Satrio Primadani, mahasiswa semester akhir. “Saya jadi sadar bahwa membangun jaringan internasional bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan,” tambah Annisa, mahasiswa semester 5. Sesi kedua diisi oleh Tanto Sagito Harsono, Ketua DPD WALUBI Jawa Tengah, yang memberikan materi mengenai peluang bisnis dan pengembangan usaha. Beliau menekankan bahwa di era digital, mahasiswa perlu memiliki keberanian dan kemampuan membaca peluang ekonomi di sekitar mereka. Materi yang disampaikan mencakup analisa pasar, penentuan lokasi usaha, identifikasi kebutuhan masyarakat, hingga pemahaman mengenai pilar utama branding, yang meliputi kualitas produk, efektivitas iklan, pelayanan yang memuaskan, serta pemahaman pasar baik secara online maupun offline. Selain itu, mahasiswa diperkenalkan pada analisis SWOT, yang dinilai penting untuk menentukan strategi jangka panjang dalam usaha.

Tanto Sagito Harsono juga menggarisbawahi pentingnya personal branding, yakni identitas diri yang menggambarkan karakter, nilai, dan keahlian seseorang. Menurut beliau, personal branding bukan hanya terkait citra, tetapi juga konsistensi dalam kualitas dan profesionalisme Mahasiswa turut menyampaikan manfaat dari materi ini.“Saya jadi paham bahwa bisnis tidak hanya soal keberanian, tetapi juga analisis yang matang,” ujar Alviano Ega, mahasiswa semester 3.

Menjelang akhir acara, Dubes Al Busyra Basnur kembali memberikan pesan penutup yang sarat motivasi. Dengan penuh ketegasan, beliau menyampaikan “Jangan pernah menunda-nunda hal yang bisa dilakukan sekarang. Know or never, karena kesempatan tidak datang dua kali — do it now.” Beliau juga mengingatkan pentingnya komunikasi dan proaktivitas “Komunikasi sebanyak-banyaknya. Kita yang mencari. Tanamkan dalam diri kalian bahwa kalian itu milik dunia dan aset dunia.” Pesan ini menjadi penegas bahwa dunia saat ini menuntut generasi muda untuk bergerak cepat, berpikir luas, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan global dengan keberanian dan strategi yang tepat.

Foto by Angelieca Maesha Bella mahasiswa HMJ Dharmaduta

Melalui kegiatan seminar internasional ini, STAB Negeri Raden Wijaya berharap mahasiswa mampu memperluas wawasan mengenai dinamika karir global dan memahami pentingnya pengembangan diri secara berkelanjutan. Kampus berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memperkaya pengalaman akademik mahasiswa, memperkuat karakter, serta membangun daya saing mereka di tingkat nasional dan internasional.

Seminar ini tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga menjadi momentum bagi mahasiswa untuk menyadari bahwa masa depan mereka menuntut kesiapan, dedikasi, dan kerja nyata. Dalam menghadapi dunia yang terus berubah, STAB Negeri Raden Wijaya bertekad menjadi mitra strategis bagi mahasiswa dalam meraih masa depan yang lebih cerah dan bermakna.

,


Eksplorasi konten lain dari HMJ Dharmaduta

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca