Rusak Parah, Jalan Taman Plasa Wonogiri Picu Keluhan Warga

HMJ Dharmaduta – Kerusakan jalan di jalur menuju kawasan Plasa Wonogiri telah menjadi keluhan masyarakat setempat sejak lima tahun lalu. Kondisi ini disebabkan oleh intensitas tinggi kendaraan proyek Waduk Gajah Mungkur yang melintas, padahal jalan tersebut satu-satunya akses utama. Hingga kini, belum ada perbaikan memadai dari Perum Jasa Tirta (PJT), meskipun warga sering menyampaikan keluhan via musyawarah desa.

Kondisi jalan yang rusak parah, dengan lubang-lubang dalam hingga 30 cm, terus mengganggu aktivitas sehari-hari warga seperti berbelanja dan mengantar anak ke sekolah. Beban berat dari truk proyek membuat permukaan jalan semakin hancur, sehingga sulit dilakukan perbaikan berkelanjutan selama lalu lintas proyek masih tinggi setiap hari.

Wawancara dengan pedagang terkait kondisi jalan rusak (foto: mediahmjdharmaduta)

Seorang penjual batagor di sekitar lokasi menyatakan, “Karena banyak dilewati kendaraan proyek jadi rusak dan ini cuma jalan satu-satunya.” Hal ini menegaskan bahwa faktor utama kerusakan berasal dari penggunaan jalan yang berlebihan oleh alat berat, ditambah curah hujan tinggi di musim hujan.

Masyarakat menyoroti tanggung jawab PJT sebagai BUMN pengelola Waduk Gajah Mungkur untuk menangani perbaikan, termasuk koordinasi dengan Dinas PUPR setempat. Sayangnya, meskipun keluhan berulang melalui media sosial dan pertemuan RT, belum ada tindak lanjut signifikan hingga awal 2026.

Dampaknya sangat nyata, banyak kendaraan warga seperti motor dan pick-up terpeleset karena material jalan yang rusak, bahkan hingga menyebabkan kecelakaan ringan seperti luka memar dan kerusakan ban. Warga berharap PJT dan pemerintah daerah segera bertindak memperbaiki jalan dengan aspal hotmix agar keselamatan masyarakat terjamin, sehingga aktivitas harian dapat berjalan lancar tanpa kekhawatiran.

,


Eksplorasi konten lain dari HMJ Dharmaduta

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca