Momen Kasihan Satwa di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Dirantai dan Ditempatkan Kandang Tak Layak. (Dokumentasi dari penulis Maureen Angel)
Wonogiri, HMJ Dharmaduta – Kondisi memprihatinkan sejumlah satwa di Taman Satwa Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri menunjukan adanya kandang yang kurang terawat, kekurangan pakan hingga gajah yang dirantai secara tidak layak. Hal ini memicu keprihatinan publik terhadap kurangnya perawatan dan pengawasan di salah satu destinasi wisata unggulan tersebut.
Liburan biasanya diisi dengan pergi tamasya ke tempat wisata. Salah satunya kebun binatang sebagai tempat rekreasi keluarga sambil melihat satwa dari dekat. Namun, suasana yang berbeda tertampak di Wisata Taman Satwa Waduk Gajah Mungkur. Kondisi sejumlah hewan di kawasan wisata ini menuai keprihatinan.
Taman Satwa ini berada di dalam kawasan wisata Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. Selain gajah, ada beberapa hewan lain yang menjadi koleksi taman ini, seperti monyet, gajah, rusa, buaya dan beberapa macam unggas.
Kebersihan kandang satwa terlihat kurang terawat. Kotoran menumpuk di sejumlah titik dan pakan yang tampak berserakan, sehingga menjelaskan bahwa kandang tidak dibersihkan secara rutin. Selain itu, beberapa kandang juga memiliki ukuran yang tidak semestinya, kondisi tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian hewan dan membatasi ruang gerak yang mempengaruhi perilaku mereka.
Ditemukan pula sejumlah hewan yang tidak mendapatkan pakan layak. Terlihat bahwa di dalam kandang tidak adanya makanan bahkan air.
Terkait hal ini, salah satu petugas Taman Satwa Waduk Gajah Mungkur, Aditya Kurniawan menyatakan bahwa pihak pengelola sudah berupaya melakukan pemeliharaan rutin. Ia mengatakan, “Itu satu minggu sekali itu biasanya dicek. Kondisi kandangnya ada yang rusak atau nggak. Nanti kalau misalkan rusak itu langsung diperbaiki,” jelasnya.
Sepinya pengunjung sejak beberapa waktu terakhir membuat pengawasan di area Taman Satwa menjadi kurang optimal. Minimnya tenaga pengawas menyebabkan kondisi hewan dan kandang tidak terkontrol secara menyeluruh.
Sementara itu, seorang pengunjung bernama Diah berharap agar pengelola dapat melakukan pembenahan secara menyeluruh demi kenyamanan pengunjung dan kesejahteraan satwa.

Wawancara Bersama Pengunjung Taman Satwa Waduk Gajah Mungkur (Dokumentasi dari penulis Maureen Angel)
“Semoga ke depan ada beberapa perbaikan dan petugas yang jaga. Kalau ingin ramai pengunjung, hal-hal seperti ini harus diperhatikan,” ujarnya pada Selasa (02/12/2025).
Kesejahteraan hewan harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan destinasi wisata. Pembenahan menyeluruh menjadi kebutuhan mendesak agar taman satwa ini dapat kembali berfungsi sebagai tempat edukasi dan rekreasi yang layak bagi keluarga, sekaligus memberikan kehidupan yang lebih manusiawi bagi satwa-satwa di dalamnya.
Penulis Artikel Berita : Maureen Angel

